Teruntukmu, Harapan yang Selalu ada Dalam Doaku

Tak pernah terbesit dipikiran saya untuk membuat tulisan emosional, namun sepertinya hal ini membuat saya harus menuliskan baris demi baris hal yang saya rasakan saat ini. Tidak tahu harus mengungkapkan kemana rasa marah, kecewa, sedih yang bercampur aduk ini. Mohon maaf jika ada beberapa bagian yang mungkin tidak berkenan dihati, karena ada beberapa tulisan yang memang dibuat dengan luapan emosi yang benar-benar saya rasakan saat ini. Saya juga manusia, sama sepertimu. Kita pernah merasakan bagaimana rasanya merajut asa kemudian putus begitu saja.

 

Selama Ini Ternyata Aku Salah …

Ya, mungkin ini kesalahan terbesar dalam hidupku, selalu mengganggapmu juga mencintaiku. Selama satu tahun ini aku selalu berdoa kepada pemilik hatimu, semoga kamu menjadi insan yang dapat memberikan kebahagiaan untukku, selalu berharap aku akan menjadi bagian penting dalam hidupmu. Mengharapkan agar kamu agar tidak pernah mengalami keadaan luka maupun duka. Menceritakan kepada sahabatku bahwa aku selalu membutuhkanmu walaupun kamu tidak tahu itu. Tidak ada hentinya selalu berharap suatu saat kita akan sama-sama berbagi dalam susah maupun senang.

Hal itu membuatku yakin dan nyaman akan kebiasaan tersebut. Mencintaimu sangatlah indah, belum pernah aku merasakan seyakin ini ketika mencintai seseorang. Hal itu membuatku jatuh ketika mendengar kamu tidak sejalan dengan apa yang aku pikirkan. Semua rencana yang telah ku rangkai, setiap doa yang selalu aku panjatkan tidak cukup untuk membuatmu yakin bahwa aku benar-benar mencintaimu. Mungkin penciptaku tahu, mana yang lebih baik untukku.

Mencintaimu merupakan anugerah terindah bagiku … 

Sekalipun aku berfikir, aku tak pernah menyesal mencintaimu, memelihara rasa sayang ini. Berjuang mempertahankan perasaan ini sendiri. Karena aku berdoa kepada allah agar setiap apa yang kulakukan selalu dalam keadaan ikhlas.

Akupun yakin kamu berhak merasakan yang namanya bahagia, sekalipun itu bukan denganku. Ya, membahagiakanmu adalah salah satu tujuan terbesar dalam hidupku, namun jika semesta berkata lain. Aku tidak dapat menyangkalnya. Ada insan yang lebih berhak dariku untuk mengemban tugas itu, aku berharap insan tersebut dapat membuat mu senang dan bahagia lebih dari yang pernah aku lakukan kepadamu walaupun kamu tidak pernah menyadari itu.

Barangkali memang tidak pernah ada cinta yang benar-benar sejati, sekalipun itu kamu yakin ia adalah tujuanmu, sekuat apapun doamu, setegar apapun usaha yang telah kamu lakukan. Pada dasarnya manusia hanya bisa merencanakan, tuhanmu telah mempersiapkan hal yang mungkin lebih baik dari rencana itu.

Apapun yang terjadi aku akan selalu ada untukmu …

Aku mencintaimu dengan mudah. Cukup perlu sedikit waktu, hanya saja untuk melupakanmu tidak semudah yang dibayangkan, Untuk itu aku tidak benar-benar ingin melupakanmu. Aku tidak bisa begitu saja melupakan perjuangan untuk mendapatkan cinta yang benar-benar aku dambakan selama ini. Rasanya begitu berat bagiku jika aku harus memulai hidup yang baru tanpamu. Aku akan selalu menjadi sahabatmu, aku akan selalu jadi tempat dimana kamu mengeluarkan semua persaanmu, mendengar keluh kesahmu. Siap ikut senang disaat kamu dibahagiakan, walau itu bukan dariku. Selalu siap menjadi pundak tempat bersandar disaat kamu merasakan luka yang amat dalam. Karena aku tak ingin kamu merasakan hal yang sama sepertiku.

Jika orang tersebut berhasil menjalankan tugas itu, aku berharap kita akan bertemu disatu titik dimana kita sudah mencapai tujuan masing-masing, tentang harapan yang selalu kamu ceritakan kepadaku, menjadi karyawan tetap dikantormu atau mungkin yang lain yang membuatmu bahagia. Tetaplah kejar impianmu, tak perlu menghiraukan keberadaanku, biarlah aku tetap pada pendirianku yang akan selalu mencintaimu. Aku percaya hakikat cinta memang sebenarnya melepaskan, sejauh apapun aral melintang. Jika kamu memang ditakdirkan untukku, kamu akan kembali kepelukanku.

Dan percayalah, jika orang tersebut gagal menjalankan tugas itu. Jangan ragu untuk menemuiku, kata hati ku tidak pernah berubah kecuali janur kuning telah menggantung di gang rumahmu. Izinkan aku untuk memperbaiki semua itu, kesalahan yang telah ia perbuat dan aku tidak akan menyiakannya. Aku memang tidak bisa membuatmu merasakan hal yang sama seperti yang kamu alami dengan kekasihmu.  Namun aku akan membuatmu merasakan bahagia yang tak kan pernah insan lain rasakan sebelumnya, karena itu hanya terkhusus untukmu, kamu yang selalu ada didalam doaku ..

Bekasi, 18 Januari 2017

2 thoughts on “Teruntukmu, Harapan yang Selalu ada Dalam Doaku

Leave a Reply