Brainstorming Cisarua: Indahnya Kebersamaan Membuat Semangat Baru

Tak … Tik .. Tak … Tik … kutak kutik ….

Pagi-pagi saya sudah “memanaskan” jari lewat suara ketikan keyboard laptop. Dikala itu, pagi yang bisa dibilang sedikit mendung, sedikit cerah juga. Sembari mendengarkan musik Perfect yang dibawakan Ed Sheeran lewat duet nya bersama Beyonce melalui Spotify. Tiba-tiba Pak Buoss datang ke kantor.

Seperti biasa, setiap pagi jika pak boss datang ke kantor (kami menyebutnya Markas) biasanya mengadakan briefing pagi. Bahasannya tidak jauh dari pembagian tugas pada tiap staff, review serta peningkatan kualitas layanan perusahaan.

Menjelang akhir tahun ini kebetulan ada beberapa pekerjaan yang belum terselesaikan, baik dari sisi proyek ataupun dari sisi layanan cloud. Dari Internal perusahaan pun perlu diadakan perbaikan baik dari sisi keuangan, sales maupun teknis. Tidak disangka briefing sudah hampir satu jam berlalu, dan BOOM ….

Berita gembira terdengar dari ucapan pak bos, bahwa Excellent akan mengadakan Brainstorming akhir tahun yang akan diadakan diluar kota guna membahas perbaikan dan peningkatan kualitas layanan perusahaan. Di dalam hati saya berkata  YEAYY, PIKNIK LAGI ….. :-P.

The Power of Dadakan

Bisa dibilang brainstorming yang diadakan ini adalah acara dadakan, karena persiapan yang dilakukan kurang dari 2 minggu (kalau tidak salah). Banyak kendala yang dihadapi panitia (Fajar dan Tim) mulai dari villa yang sudah full boked, rundown acara hingga kendaraan yang akan digunakan menuju lokasi. Walaupun demikian, acara tetap berjalan.

Kalau tidak salah villa baru dibooked saat beberapa hari menjelang hari H. Dengan persiapan seadanya, kami berangkat pada hari Jum’at, 15 Desember 2017.

saya yang pakai baju hitam dan tidak berkerudung 😛

Perjalanan Tidak Waras Part 1

After take some we-fie, kami berangkat dari markas sekitar jam 9.30 an. Tampak luar Mobil Hiace ini terlihat meyakinkan, karena sebelumnya saya juga naik mobil ini saat perjalanan pulang dari Bandung. So, saya pikir ya cukup confident selama perjalanan tidak akan terjadi hal yang tidak diingingkan.

Namun, pandangan saya berubah saat masuk ke dalam mobil tersebut, setelah menghirup udara pada mobil dan merasakan interior dari kursi mobil yang sangat berbeda saat saya menaiki Hiace sebelumnya. Ya, saya berharap semoga tidak terjadi apa-apa diperjalanan.

Perjalanan bisa dibilang lancar jaya sampai hendak keluar tol kearah puncak, namun perut saya nggak. Ditambah macet karena jalur ditutup, terpaksa menunggu hingga kurang lebih 1 jam. Beruntung mobil agak cepat saat hendak naik ke arah Cisarua. Mobil kami tidak terkena palang dari polisi yang hendak menutup jalur keatas. Tapi konsekuensi nya, saya mual. Kalau kena palang, bisa nunggu satu jam dan tambah mual.

Shalat Jum’at Tanpa Pengeras Suara

Setelah melewati perjalanan yang cukup me-mual-kan sekitar kurang lebih 3-jam. Kami bergegas shalat ke Masjid yang ada di sekitar Villa, shalat yang dilakukan mungkin tidak seperti biasa yang dilakukan di Bekasi. Tanpa Speaker dan menggunakan Bahasa Arab saat khutbah. Secara langsung, posisi duduk saya yang berada diluar masjid tidak dapat mendengar ceramah dari Khotib lebih jelas.

Dan saya tidak tahu ini disengaja karena memang sudah adat atau bukan. Namun buat saya pribadi, Shalat Jum’at ini berbeda dengan yang sering saya lakukan walaupun khutbah dengan Bahasa Arab juga sering saya temui.

Waterball and Football Game

Shalat Jum’at selesai, kami merebahkan kaki dan kumpul bersama di ruang tamu villa sambil menunggu makan siang. Topik ngumpul nya ini kadang nge guyon kadang serius.

Boss mah bebas, selonjoran gek jadi 😀

Setelah selonjoran dan makan saya tidur sejenak untuk menghilangkan mual. Dan, the game is begin. Dengan bermodalkan bola plastik yang dibawa dari Bekasi, kami menggunakan bola tersebut untuk bermain volleyball di kolam dan bermain sepak bola.

Saya pikir ini yang jarang didapet dari perusahaan lain, main bola bareng dirut, sleding tackle dirut, dorong dirut. Diperusahaan lain di kasih SP, alhamdulillah, disini langsung dikeluarkan :D.

Main bola voli air yang gak tahu aturannya gimana
Entah sepak bola, entah futsal, entah game apa ini

Dengan keadaan yang hujan, licin, becek dan gak ada ojek secara ceria kami bermain bola walaupun habis mual karena perjalanan, jatuh dan kotor bukan halangan untuk slengkatin orang. Pokoknya kami have a lot of fun at that time :-).

Permainan bola ini kami lakukan secara rutinitas setiap hari nya selama menginap di villa. But, saya hanya bermain dua kali saja, hari ke 3 saya hanya menjadi penonton karena kondisi badan yang kurang fit.

Presentasi 30 Menit Jadi

Yang membedakan brainstorming ini dengan brainstorming lainnya adalah, adanya wajib presentasi terkait saran untuk perkembangan Excellent kedepan, informasi ini sebenarnya sudah di beritahukan pada saat pengumuman brainstorming. Kebetulan saat itu saya sedang riset mengenai monitoring server. Saya menggunakan TIG Stack (Telegraf, InfluxDB, Grafana) sebagai solusi monitoring terhadap setiap email server client.

Secara environtment sudah terpasang. Hanya saja untuk instalasi agent nya saya pikir membutuhkan waktu yang cukup lama supaya benar-benar terpasang. Langsung saya terpikir membuat scripting instalasi agent secara otomatis dan rencana akan saya presentasikan saat brainstorming.

Tetapi keadaan berkata lain, di saat staff lain sudah siap dengan slide nya, saya tidak mengandalkan apa-apa untuk tampil. Dengan sisa waktu yang ada, dengan memanfaatkan antrian nomor ke 5 saya menyelesaikan presentasi.

ngibulin orang

Sesi saya, adalah sesi terakhir dimalam itu, habis itu? ya tidur.

Hari Produktif

Presentasi berlanjut dipagi hari, diisi oleh team senior. Mas Ahmad, dan Nugay. Setelah Mas Ahmad presentasi saya langung didelegasikan untuk memperbaiki salah satu engine email server agar konfigurasinya tersinkron otomatis pada setiap server. Tutorialnya akan saya tulis terpisah.

Hari itu saya banyak belajar. Selain belajar scripting, saya juga banyak oprek sana-sini termasuk FB Instan Article yang dibahas oleh Nugi. Sembari ditemani karoke dari villa sebelah, yang baru selesai jam 12 malam.

Perjalanan Tidak Waras Part 2 + Penutup

Setelah nulis ngalor ngidul gak karuan, saya pikir perlu mengakhiri tulisan ini, berdasarkan 2 hari saya banyak mendapat pelajaran yang sangat berharga. Dari sisi teknis, mental, insight maupun fisik. Saya banyak belajar dari setiap tim yang presentasi. Sampai dihari ke 3, saya agak menyesal juga gak ikut berenang dan main bola, karena kebetulan fisik saya yang saya pikir kalau dipaksakan akan membawa efek kurang baik buat kesehatan.

So, di hari ke 3 sebelum pulang kami foto bersama.

Gaya datar
Gaya Senga

Daaaaan, mimpi buruk terulang lagi. Seperti berangkat, pulang pun saya merasakan hal yang sama, mual karena hawa mobil yang kurang enak, ditambah perjalanan kembali memakan waktu yang tambah gak wajar, 6 jam broo, ke Bogor serasa ke Tegal gue. Akibat harus menunggu buka tutup jalur puncak. Ditambah macet saat turun ke bawah.

But, the committe did a great job, i guess, Fajar the team are the men behind this successful event. Because they did a great job , they deserve got an appreciate.

And ..

Terlepas umat islam tidak boleh merayakan tahun atau apa. Secara umum, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, begitupun dengan tahun. Harus semakin lebih baik. Harapannya kontribusi saya ditahun berikut nya mungkin bisa lebih baik dari tahun ini untuk perusahaan atau hal lain. Semakin banyak kontribusi, semakin banyak manfaat yang didapat :-).

Terima kasih.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.